Friday, April 27, 2012

HARDDISK


Harddisk adalah media penyimpanan data permanen, jadi data tidak hilang
meskipun listrik sudah dimatikan. Harddisk berisi cakram magnetik yang
mampu menyimpan data. Ukuran harddisk dinyatakan dalam Byte (B), 
contoh: 
160GB (160 milyar byte). Harddisk ditemukan  pertama kali oleh Reynold
Johnson di tahun 1956. Harddisk pertama berukuran 4.4 MB.




BAGIAN - BAGIAN HARDDISK


1. Spindle
Harddisk terdiri dari spindle yang menjadi pusat putaran dari keping
keping cakram magnetik penyimpan data.Spindle ini berputar dengan 
cepat, oleh karena itu harus menggunakan high quality bearing.


Dahulu harddisk menggunakan ball bearing namun kini harddisk sudah
menggunakan fluid bearing. Dengan fluid bearing maka gaya friksi dan 
tingkat kebisingan dapat diminimalisir. Spindle ini yang menentukan 
putaran harddisk.Semakin cepat putaran rpm harddisk maka semakin
cepat transfer datanya.


2. Cakram Magnetik (Magnetic Disk)
Pada cakram magnetik inilah dilakukan penyimpanan data pada 
harddisk.Cakram magnetik berbentuk plat tipis dengan bentuk 
seperti CD-R. Dalam harddisk terdapat beberapa cakram magnetik.


Harddisk yang pertama kali dibuat, terdiri dari 50 piringan cakram 
magnetik dengan ukuran 0.6 meter dan berputar pada kecepatan 
1.200 rpm. Saat ini kecepatan putaran harddisk sudah mencapai 
10.000rpm dengan transfer data mencapai 3.0 Gbps.


3. Read-write Head
Read-write Head adalah pengambil data dari cakram magnetik.
Head ini melayang dengan jarak yang tipis dengan cakram magnetik.
Dahulu head bersentuhan langsung dengan cakram magnetik sehingga 
mengakibatkan keausan pada permukaan karena gesekan. Kini antara 
head dan cakram magnetik sudah diberi jarak sehingga umur harddisk 
lebih lama.


Read-write head terbuat bahan yang terus mengalami perkembangan,
mulai dari Ferrite head, MIG (Metal-In-Gap) head, TF (Thin Film) Head,
(Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, GMR (Giant Magnetoresistive) 
Heads dan sekarang yang digunakan adalah CMR (Colossal Magnetoresistive) 
Heads.


4. Enclosure
Enclosure adalah lapisan luar pembungkus harddisk. Enclosure 
berfungsi melindungi semua bagian dalam harddisk agar tidak 
terkena debu, kelembaban dan hal lain yang dapat mengakibatkan 
kerusakan data.


Dalam enclosure terdapat breath filter yang membuat harddisk 
tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk membuang panas yang 
ada didalam harddisk karena proses putaran spindle dan pembacaan 
Read-write head.


5. Interfacing Module
Interfacing modul berupa seperangkat rangkaian elektronik yang
mengendalikan kerja bagian dalam harddisk, memproses data
dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh proses 
selanjutnya. Interfacing modul yang dahulu banyak dipakai adalah 
sistem IDE (Integrated Drive Electronics) dengan sistem ATA 
yang mempunyai koneksi 40 pin.


Teknologi terbaru dari interfacing module adalah teknologi Serial ATA 
(SATA). Dengan SATA maka satu harddisk ditangani oleh satu bus 
tersendiri didalam chipset, sehingga penanganannya menjadi lebih 
cepat dan efisien. Harddisk SATA sekarang perlahan sudah yang 
menggantikan harddisk ATA yang makin lama mulai hilang dari pasaran.


SATUAN DATA HARDDISK


Satuan data harddisk dinyatakan dalam Byte (B) dan satuan transfer 
data harddisk dinyatakan dalam bit (b). Sekarang ukuran harddisk sudah 
mencapai 500GB bahkan 1000 GB (1 Terra Byte), sehingga menyimpan 
data menjadi lebih leluasa.


Mengapa pada properti ukuran harddisk tidak sama dengan kapasitas 
harddisk ?


Perlu diketahui bahwa 1 KB= 1024 B jadi bukan 1000B, jadi 1GB 
bukan 1.000.000.000B melainkan 1.073.741.824B.


Beberapa pabrik pembuat harddisk yang terkenal :
Seagate           Maxtor
West Digital     Quantum
Samsung




TEKNOLOGI HARDDISK


1. RAID (Redudancy Array of Independent Disk)
RAID adalah teknologi penggabungan beberapa harddisk yang oleh 
sebuah operating system komputer dianggap menjadi satu harddisk. 
Konsep ini pertama kali didefinisikan oleh David A. Patterson, 
Garth A. Gibson dan Randy Katz dari University of California, 
Berkeley pada tahun 1987.


Keuntungan RAID adalah peningkatan kecepatan akses pada harddisk. 
Dengan menggantikan harddisk besar dengan beberapa harddisk kecil 
maka dimungkinkan pembacaan data secara paralel pada masing-masing 
harddisk. RAID diibatatkan sebuah database harddisk yang menghasilkan 
data secara paralel sesuai dengan indeks pengalamatan harddisk.


2. S.M.A.R.T (Self Monitoring, Analysis and Reporting Technology)
SMART adalah teknologi monitoring kinerja harddisk. Dengan SMART 
maka harddisk mampu mendeteksi adanya error dan melaporkan error ini 
kepada sistem. SMART paertama kali dipelopori oleh COMPAQ, 
namun kini hampir semua menggunakan teknologi SMART.


Keuntungan penggunaan SMART adalah adanya peringatan dini 
terhadap ketidak normalan yang terjadi pada harddisk sehingga 
pengguna dapat melakukan tindakan preventif seperti 
memback-up data.

Copas :
Comments
2 Comments

2 komentar:

Post a Comment